Jumat, 13 November 2015

Nama Indah Al Qur'an



Assalamu’alaikum,



               


1. AL FAATIHAH (PEMBUKAAN) 


                MUQADDIMAH           
    
               Al Faaatihah pembukaan yang diturunkan di Mekah dan terdiri daori 7 ayat adalah surat oyang pertama-tama diturunkan dengan lengkap di antara surat-surat yang ada dalam Al-Qur’an  dan termasuk golongan Surat Makkiyah.
                Surat ini disebut “Al Faatihah” (Pembukaan), karena dengan surat inilah dibuka dan dimulainya Al Qur’an.           
    Dinamakan “Ummul Qur’an” (induk Al Qur’an) atau Ummul Kitab” (induk Al Kitab) karena dia me -rupakan induk bagi semua isi Al Qur’an, serta menjadi inti sari dari kandungan Al Qur’an, dan karena itu diwajibkan membacanya setiap shalat. Dan memiliki nama “As Sab’ul matsaany”(tujuh yang berulang-ulang) karena ayatnya tujuh dibaca berulang-ulang dalam sholat.

   PENUTUP

  Al Faatihah ini terdapat pokok Syari’at Islam (pahami artinya dalam Al Qur’an), kemudian dijelaskan perinciannya oleh ayat-ayat Al Qur’an yang 113 surat berikutnya.
   Lalu persesuaian Al Faatihah dan “Al Baqarah” dan surat sesudahnya. Di bagian akhir surat “Al Faatihah” disebutkan permohonan hamba supaya diberi petunjuk oleh Tuhan ke jalan yang lurus, sedang surat “Al Baqarah” dimulai dengan penunjukan “Al Kitab” (Al Qur’an) yang sempurna sebagai pedoman menuju jalan yang dimaksud itu.



2. AL BAQARAH (Sapi-Betina)

               MUQADDIMAH    
           
            Surat “Al Baqarah” yang 286 ayat itu turun di Madinah yang sebagian besar diturunkan pada permulaan tahun Hijriah, kecuali ayat 281 diturunkan di Mina pada Haji wadaa (haji Nabi Muhammad s.a.w yang terakhir). Seluruh ayat dari surat Al Baqarah termasuk golongan Madaniyyah, merupakan surat yang terpanjang dari surat-surat Al Qur’an yang didalmnya terdapat pula ayat yang terpanjang (ayat 282).
               Surat ini dinamakan “Al Baqarah” karena di dalamnya disebutkan kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah S.W.T kepada  Bani Israil (ayat 67 sampai 74), di mana dijelaskan watak Yahudi pada umumnya. Dinamai “Fusthaathul-Qur’an” (punjak Al Qur’an) karena membuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalam ayat lain. Kadang beberapa orang menamai “alid-laam-miim” karena dimulai dengan Alif-laam-miim.
  Pokok-pokok isinya:
                     1. Keimanan:
Da’wah Islamiyah yang dihadapkan kepada umat Islam, ahli kitab dan para musyrikin.

2                   2. Hukum-hukum:
Perintah menjalankan shalat; menunaikan zakat; hukum puasa; hukum haji dan umrah; hukum qishash; hal-hal yang halal dan yang haram; bernafkah di jalan Allah; hukum arak dan judi; cara menyantuni anak yatim; larangan riba; hutang piutang; nafkah dan yang berhak menerimanya; wasiyat kepada ibu dan bapa dan kerabat; hukum sumpah; keajiban menyampaikan amanat; sihir; hukum merusak mesjid; hukum merubah kitab-kitab Allah; hukum haidh, ‘iddah, thalak, khulu’, ilaa’ ; hukum melamar; mahar; larangan mengawini wanita musyrik dan sebaliknya; hukum perang.
                    3. Kisah-kisah
Kisah penciptaan Nabi Adam a.s; kisah Nabi Ibrahim a.s; Kisah Nabi Musa a.s dan kaum Bani Israil.
                    4. Dan lain-lain
Sifat-sifat orang yang bertaqwa; sifat-sifat orang munafik; sifat-sifat Allah; perumpoamaan-perumpamaan; kiblat; kebangkitan sesudah mati.
              PENUTUP

1.      Dalam surat Al Baqarah disebutkan Nabi Adam a.s yang langsung diciptakan Tuhan, sedang dalam  surat Ali ‘Imran disebutkan tentang kelahiran Nabi ‘Isa a.s, yang kedua-duanya dijadikan Allah menyimpang dari kebiasaan.
2.     Dalam surat Al Baqarah sifat dan perbuatan orang-orang Yahudi dibentangkan secara luas disertai dengan hujjah untuk mematahkan hujjah-hujjah mereka yang membela kesesatan, sedang dalam surat Ali ‘Imran dibentangkan hal-hal yang serupa yang berhubungan dengan Nasrani.
3.    Surat Al Baqarah dimulai dengan tiga golongan manusia , ialah orang-orang mu’min, orang-orang kafir dan orang-orang munafik, sedang surat Ali ‘Imran dimulai dengan menyebutkan orang-orang yang suka menta’wilkan ayat dan yang mutasyabihaat dengan ta’wil yang salah untuk memfitnah orang mu’min dan menyebutkan orang yang mempunyai keahlian dalam menta’wilkannya.
4.    Surat Al Baqarah disudahi dengan permohonan kepada Allah agar diampuni kesalahan-kesalahan dan kealpaan dalam melaksanakan ta’at, sedang surat Ali ‘Imran disudahi dengan permohonan kepada Allah agar Dia memberi pahala atas amal kebaikan hamba-Nya
5.      Surat Al Baqarah dimulai dengan menyebutkan sifat-sifat orang yang bertakwa, sedang surat Ali ‘Imran dimulai dengan perintah bertakwa.

3.       ALI’ IMRAN (Keluarga ‘Imran)
 

MUQADDIMAH       
Surat “Ali Imran” yang terdiri dari 200 ayat, ini adalah surat “Madaniyyah”. Dinamakan Ali ‘Imran karena memuat kisah keluarga ‘Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi ‘Isa a.s, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam a.s, kenabian dan beberapa mu’jizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam putri ‘Imran, Ibu dari Nabi Isa a.s.
Surat Al Baqarah dan Ali’ Imran ini dinamakan “Az Zahrawaani” (dua yang cemerlang), karena kedua surat ini menyingkapkan hal-hal yang disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi ‘Isa a.s, kedatangan Nabi Muhammad s.a.w dan sebagainya.
Pokok-pokok isinya ialah:
Pokok-pokok isinya ialah:
                   1. Keimanan:
Dalil-dalil dan alasan-alasan yang membantah orang Nasrani yang mempertuhankan Nabi ‘Isa a.s; ketauhidan adalah dasar yang dibawa oleh seluruh Nabi.
                   2. Hukum-hukum:
Musyawarah; bermubahalah; larangan melakukan riba;
                   3. Kisah-kisah:
Kisah keluarga ‘Imran; perang Badar dan Uhud dan pelajaran yang dapat diambil dari  padanya.
                   4. Dan lain-lain:
Golongan-golongan manusia dalam memahami ayat-ayat mutasyaabihaat; sifat-sifat Allah; sifat orang-orang bertakwa; Islam satu-satunya yang diridhai Allah; kemudharatan mengambil orang-orang kafir sebagai teman /kepercayaan; pengambilan perjanjian para Nabi oleh Allah; perumpamaan-perumpamaan; peringatan-peringatan terhadap Ahli Kitab; Ka’bah adalah rumah peribadatan yang tertua dan bukti-buktinya; faedah mengingat Allah dan merenungkan ciptaan-Nya.


(Oke hari ini sampe surat Ali’ Imran In Sya Allah besok 3 atau 4 surat nambah)


0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan